Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

Mau didenda ? berhenti merokok saja..


Billboard yang satu ini yang berlokasi di perempatan Senen, bikin saya bingung waktu membacanya.

Kalau saya baca billboard yang berbahasa campuran Indonesia Inggris ini justru berarti mengharuskan orang terus merokok.. dari pada didenda atau di kurung.
Tulisan billboardnya begini:
" Mau denda 50 juta atau kurungan penjara 6 bulan?.. stop smoking now!! (berhenti merokok sekarang ! " )
aneh.. berarti kalau berhenti merokok didenda ya?

Kalau bahasa saya seharusnya sih ditulisnya begini :
" Mau didenda 50 juta atau dikurung penjara 6 bulan? silahkan merokok.... "

atau

" Tidak mau didenda 50 juta atau dikurung penjara 6 bulan? Berhenti merokok sekarang juga ! "
What do you think?

Benny & Mice di Greenfest 2009

Lebih Seru Selamatkan Bumi di GreenFest

Sumber Kompas

Green Festival (GreenFest) kembali digelar pada tanggal 5 dan 6 Desember 2009 di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Acara ini sebagai upaya mengajak masyarakat untuk melakukan aksi penyelamatan bumi dengan cara yang lebih seru dari tahun sebelumnya.

Dengan tema "Apa yang sudah kamu lakukan...?", Green Festival 2009 lebih memfokuskan sikap individu untuk berbuat sesuatu tak hanya di rumah, tapi juga di sekitarnya. Demikian disampaikan Ketua Pelaksana Program Green Festival 2009 Nugroho F. Yudho di jumpa pers Green Festival 2009 Selasa (2/12) di Jakarta.

"Tahun lalu, kampanye kita masih sifatnya 'memaksa' orang untuk datang mengikuti seluruh pameran yang kita buat. Ketika itu kita beranggapan istilah global warming itu urusan global, bukan urusan 'saya'," ujar Nugroho. " Tahun ini kita tidak memaksa, tapi memberikan pilihan," tambahnya.

Ia menjelaskan, ada empat area utama dalam festival, yaitu area Experience Tunnel, area Zona, area Workshop, dan area Entertainment. Di area Experience tunnel, misalnya, para pengunjung akan diperlihatkan konstruksi gunung es yang mencair dan menjadi laut. Lalu, mereka akan melihat dampaknya. Di samping itu, tambahnya, ada lima tenda di area zona, yaitu tenda energi dan listrik, tenda sampah, kendaraan, air, dan pohon. Para pengunjung akan mendapat berbagai informasi sederhana di setiap tenda.

"Misalnya, ibu-ibu yang umumnya mengeringkan rambutnya dengan hair dryer menghasilkan emisi rumah kaca lebih banyak. Mereka bisa berdiet (karbon) dengan mengganti kipas angin," contohnya.

Ia menambahkan, para pengunjung pun dapat mengikuti workshop seputar upaya pencegahan dampak pemanasan global, dan mengikuti aktivitas seru lainnya bersama anak-anak di area entertainment. Bagi para pengunjung yang menginginkan materi, ia menyarankan agar mereka membawa flash disc agar semua materi dapat diunduh sendiri.

"Dengan modal flash disc, kita bisa memberikan materi ini ke siapa saja untuk disebarluaskan," ujarnya. (Kompas site )

Yang menarik juga dalam festival ini adalah munculnya Benny & Mice..
Buat mereka yang enggak sempat datang ke Green Fest silakan menikmati kartun kocak di bawah ini.












Risiko vallet parking

From a friend dari milis sebelah:

Minggu kemaren ada suatu kejadian yg mengerikan berhubungan dengan vallet parking. ..
gini ceritanya :
tmn nyokap gua pergi ke sebuah mall dijakarta, dia memakai jasa vallet parking, begitu dia ambil mobil dan keluar dari mall tsb, dia diberhentikan oleh oknum keparat, lalu tmn nyokap gua bertanya ada apa? si oknum jawab ada pemeriksaan mobil, lalu ketika dibuka bagasi mobil tersebut, terdapat seplastik pil-pil yang oknum itu bilang ekstasi, tmn nyokap tersebut pun terkejut, karena brg tersebutsebelumnya tidak ada dalam bagasi... lalu polisi tersebut menyuruh untuk mengambil brg tersebut, untungnya suami tmn nyokap gua tersebut adalah orang kehakiman dan mengerti hukum, lalu suaminya melarang istrinya untuk mengambil brg tersebut, dia bilang begini ke pada oknum tersebut : tunggu saya akan telepon pengacara saya, dan saya akan menyelidiki sidik jari siapa yg ada di brg tersebut...
setelah suaminya datang dan bertemu oknum itu, oknum tersebut lalu "bernegosiasi" mulai dari angka yg wow 500jt lalu turun ke5jt turun lagi ke 1jt turun lagi ke500rb, tapi karena suaminya tahu hukum, dia tetap ngotot mau telepon pengacara dan selidiki sidik jari yg ada, akhirnya setelah berdebat, polisi itupun mengambil kembali itu brg haram dan dimasukkan dalam kantongnya lalu menyuruh sepasang suami istri itu pergi... gua denger2 kejadian seperti ini bukan cuman sekali doank tapi telah sering terjadi, apakah masih minat pakai jasa valet parking stelah ada kejadian ini... gua sieh ngga... it's true story, kejadian msih hangat.

Salam Waspada!!

Noval
Sent from my BlackBerry smartphone

Pakai Batik Gratis Di Ancol


klik gambar untuk memperbesar/print

Jadwal pemadaman listrik 1 - 6 Oktober 2009 di Jakarta


Mungkin berguna....

Kamis, 1 Oktober 2009
Pukul 08.00 - 12.00 Perum. Puri Metropolitan, Raya Gondrong Petir, Cipondoh, Rawa Lele, Rawa Bamban, Batu Ceper, Juru Mudi, Daan Mogot, Kp. Poris Gaga, Kp. Warung Gantung, Semanan Duri Kosambi, Darma Wanita II/9 Cengkareng, , Kamal, Kalideres, Perum Citra Garden, Kp. Rw Bebek Cengkareng, Rawa Gantung, Pekayon, Semanan, Dinas Kebersihan DKI Duri Kosambi, PT.Duta Fort Ind, Rawa Lele Batu Ceper, Rawa Bambam CNk, Meruya Udik Joglo, Intercorn Kebun Jeruk, Kembangan, PT.Palapa Bojong Indah, PT.Ultra Prima Abadi, Kp. Pulo Gondrong, Kp.Gondrong Petir TNG, PT. Winertex Cengkareng, PT. Crown P, Desa Pasir Jaya Bunder, Jl. Raya Serang, Suka Negara, Telaga Cikupa, Cibadak, Desa Sentul, PT. Saehan Textils Desa Suka Damai Pasir Jaya, Kemudian, Jl. Raya Serang, Balaraja, Cikupa, Kp Cibadak Cikupa, PT. Effendi Texindo, Industri III Blok AF Tangerang, PT.Satya Raya Kramindo, PT. Yatama Ariputra Desa Bunder Cikupa, Gembong Balaraja, PT.Dong Joe Ind, Sindang Sari, Ds.Suka Mantri, Kp. Gembor Gelam, Rajeg Tangerang, Cikupa, Desa Telaga, Kp Telaga Sari Cikupa, Kp Cikupa, Jl. Raya Serang Cibadak, Balaraja, Pluit Samudra, Marina Tower, Pantai Mutiara, Pondok Tirta, Muara Baru, Mega Mall Pluit Muara Karang, PT. PLN PIKITERM Jabar, Kediaman DIRAD,PLTU Muara Karang, Taman Pluit, Kediaman DIRBANG PLN Pusat, Komp. PLN, Muara Karang, Muara Baru, Komp. Pel. Samudra, Pluit Kencana, Muara Karang Blok M 35, Blok R 25, Muara Karang, PT. PLN PIKITERM Jabar, Kediaman DIRAD, PLTU Muara Karang dsk.

Kamis, 1 Oktober 2009 Pukul 13.00- 17.00
Perum Taman Kencana, Pergudangan Miami, Kapuk Kamal Cengkareng, Kp. Basemol Tmn Kota, Perum Citra 2, Kp. Pegadungan, Daan Mogot, Cengkareng, Rawa Buaya, Bangun Nusa Cengkareng, Rawa Buaya, Swadaya Pesing, Perum Semanan Indah Duri Kosambi, Kp.Utan Bahagia, Puspa, Citra Garden, PT.Jasa Jakarta Investindo, LMK, GI Duri Kosambi, Tegal Alur, PT. Metro Poly Jaya, Kapuk, Kamal, Kp. Pabuaran Kandang, Jl.Raya Batu Ceper, Poris Pelawad, PT. Damatex Jl. Raya Serpong, PT. Argo Pantes Raya Serpong, Kp. Kelapa Cikokol, Kp.Cipete, Cikokol, Jl. Raya Serpong, Kp.Panunggangan, Perum Setneg TNG, Kp.Kelapa, PT.Tunggal Reksa Utama, Lippo Village Binong, Cipondoh, Kp.Poris Tengah, Modern Land, PT. Tifico.Lalu, PT. Sulindafin, Jati Uwung, Jl.Raya Serang, Manis II , Ds.Dukuh, Kp.Ganda Sari, Ds.Dumpit Jatake, Telesonic II Jatake, Jl.Raya Serang, Ds.Pasir Jaya Jati Uwung, PT. Gajah Tunggal, Kp Cerewet, Ds.Pasir Gadung, Bulakan, Ds. Bojong, Ds. Kadu Bitung, Kaw. Indusri Manis, Cikupa, Pasir Gadung, Kp.Lamporan, Jl. Raya Curug, Ds.Jatake, Ds.Telaga Sari, Kp.Cisoka Balaraja, Yayasan Peruri, PT.Hanson, Jl.Industri III, Cikupa, Ds. Badak Anom, Rajeg, Sangiang Sepatan, Lontar, Rc. Labu, Pagedangan, Mauk, PT. Masterina, PT. Gajah Tunggal, Jl. Industri Jatake, Jl.Industri, , Villa tangerang Regency, Pasar Kemis Jati Uwung, Kp.Cilongok Pasar Kemis, Jl.Raya Pasar Kemis KM 6 Tangerang, Kampung Tanah Baru, Komp. AURI Ciganjur,Jl. Moch. Kahfi, Cinere Raya, Puri Cinere, Gandul Raya, Lebak Bulus, Jagakarsa, Lenteng Agung, Ciganjur, Srengseng Sawah, Ciganjur, Ragunan, Cinere dsk, Komp. PLN Gandul, Ciganjur, Ceger, Jaka Karsa, Srengseng Sawah. Kamis,


1 Oktober 2009 Pukul 18.00 - 22.00 Menceng, Kbn Besar, Bt. Ceper, Kapuk Ry, Kamal, Duri Kosambi, Mall Taman Palm, Daan Mogot, Kp. Rawa Buaya Cengkareng, Green Garden, Kampung Bojong, PT. Sucaco, Perum Bojong Indah, Imigrasi Cengkareng, Perum, Raya Pedongkelan, Kp. Dadap, Raya Karawaci, Industri Raya Jatake, Cimone Mall, PT. Damatex, PT. Argo Pantes Raya Serpong, Raya Mauk, Bugel dsk, Perum Menara Pluit CNK, PT.Karya Tulada, Ds.Bojong Larang, Pendopo Tangerang, Kantor Kodya Tangerang, RSUP Jl.A.Yani, PDAM Cikokol, Kp. Babakan, Pasar Baru, Perum. Kelapa Dua, Karawaci, Jatake, PT.Istem Jl.Raya Mauk, KM 5 & 6, Kp. Sangiang, Kp. Kober Tanah Tinggi, Komp. BPHN, Perum Banjar Wijaya, Perum Kebayoran Regency, Parung Panjang, Cibunar, Kp.Cibatok, Pd Betung, Pesanggrahan, Ulu Jami, Bintaro, Kp. Utan Rempoa, PT. Sandratex Pasar Jum'at.Kamudian, Bintaro Sektor 2, Ciputat Raya, Pinang Pd. Indah, Cireundeu, Tegal Rotan, Pondok Pucung, Pd. Betung Raya, Kp. Pladen, Pd. Ranji, Tegal Rotan, Bintaro, Mabad Rempoa, Pd Ranji, Kesehatan Raya, Ciputat Raya, Jl. Palm Asri Rempoa, Posko PLN Ciputat, Pondok Cabe.

Jum'at, 2 Oktober 2009 Pukul 08.00 - 12.00 Pluit, Bandengan, Tubagus Angke, Kapuk Raya, Jelambar, Roa Malaka, Kav Polri, Mr. Karang, Jembatan Tiga, Pantai Indah Kapuk, Jl. Pondok Ungu, Gudang PLN, Cakung Tanah Tinggi, Jl. Pejuang, Jl. Raya Bekasi, Jl Tendean, Duren Tiga, Jl. Bangka, Jl. Mampang Prapatan, Kemang, Buncit Raya, Karet Pedurenan, Komp Pertamina Patra, Gatot Subroto, Tebet Timur Dalam, Bukit Duri, Saharjo, Slamet Riyadi, Matraman Dalam, Matraman Raya, Berland, Jl Tambak, Proklamasi, Manggarai dsk Komp. Giya Kencana, Kedoya, Kp. Tanah Seratus, Karang Tengah, Adhi Karya 1, Kedoya Raya, Kembangan, Tirta, Surya 2, Bumi 1 Ciledug Indah, Pinang, Perum. Pondok BaharKemudian, Mall Puri Kembangan, Apart. Wesling Kedoya, Perjuangan, Puri Kembangan, Kedoya Garden, Meruya Hilir, Kebun Jeruk, Taman Aries, Meruya Ilir, Perum Puri Indah, Tomang, Permata Buana, Komp. Depag Kedoya, Poris Gaga, Poris Pelawad, Poris Indah, Batu Ceper, Raya Cipondoh, Ds. Kunciran Cipondoh, Pd. Jagung, Ds. Paku Jaya, Jl. Bhayangkara Serpong, Raya Gondrong Petir, Perum Poris Indah, Raya Cipondoh, Perum. Pinang Griya, Desa Kunciran, Kp. Nerogtog, Cipondoh, Modern Land Golf, Warung Gantung, PT. Pelindo Jaya Sakti, Kp. Poris Gaga, Kp. Warung Gantung, Semanan Duri Kosambi, PT. Pelita Paper Cengkareng, Desa Ketapang, Mabes TNI AU SASTRAD, Tanjung Kait Tangerang, DesaTelaga Sari Cikupa. Lalu, Balaraja, STO Telkom Cikupa, PT. Yasulindo Cikupa, Pasar Kemis, Gajah Tunggal, Telesonic, Desa Bunder, Jl. Raya Serang, PT.IKI Indah kabel, Industri III Pasar Tangerang, Posisi PMT Keluar, Bitung, Jl. Cerewet, Pabrik Plastik, PT.Parinco Ancol, Ds. Bojong Cikupa, Ds Pasir Nangka, Tiga Raksa, PT. Pasific Texindo 1, Ds. Suka Damai Pasir Jaya, Kawasan Industri Cikupa, Kawasan Industri Cikupa, PT. Yatama Ariputra Desa Bunder Cikupa Tangerang, Kampung Pasir Awi, Desa Wanakerta Pasar Kemis, Komp. DPR Batu Sari, SCTV, Meruya, Kedoya, Kepa Duri, Arjuna Kebun Jeruk, Way Bessy, Tj. Duren Timur 2, Metro TV, Arjuna Selatan, Kemanggisan, Tomang City, Yunus 3 Kby, Slipi, Kebun Jeruk, Taman Delima Grandville, Panjang, Tj. Duren. Tmn. Kedoya Baru, Kemanggisan Raya, Arjuna, Slipi, DPP Golkar, Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Komplek Deplu Jl. Cidodol, Cipulir Kebayoran Lama dsk.

Jum'at, 2 Oktober 2009 Pukul 13.00-17.00 Jl. P. Jayakarta, Mangga Besar, Jl. Lodan, Gunung Sahari, Pademangan, Jl. RE Martadinata, Sunter Muara, Sunter Podomoro, Ancol Barat, Rawa Bunga, Bukit Duri, Cipinang, Kali Malang, Pd Bambu, Kb Nanas, DI. Panjaitan, Otista, Tebet, Pedat, Kp.Melayu, Jatinegara, Otista, Jl. Angkasa Kemayoran, Jl. Serdang, Bendungan Jago, Sumur Batu, Jl. Perintis Kemerdekaan, Sunter, Jl. Suprapto, Jl. Yos Sudarso, Pulo Gebang, Cakung, Buaran Indah, Penggilingan, Bekasi Raya, Pondok Kopi, Perumnas Klender dsk Rawa Buaya, Kp. Kedaung Kali Angke Pesing, Puri Mall Kembangan, Daan Mogot, Pesing, Grogol In, PT. Hikari, Daan Mogot, Swadaya Pesing, Rawa Buaya, Pertokoaan Cengkareng, Komp Imigrasi, PT.Sinar Jaya Perkasa, Kamal, Menceng Tegal Alur CNK, Lingkungan, Prepedan, PT. Victor Indah P, STO Sumur Bor, RS. Hermina, Cendrawasih CNK. Kemudian, Kosambi Kp.Pulo Gondrong, Dongkel Gondrong, Gondrong Petir TNG, LMK , Ranting Cengkareng, GI Duri Kosambi Tangerang, Kali Deres, Kapuk Kayu Besar, Rawa Buaya, Green Garden, Bojong Indah Garden, Posisi PMT GI Keluar Tanpa Beban, Kp. Panunggangan Barat, Perum. Pinangsia, Karawaci, Perum Kelapa Dua, Bj. Larangan, Pakulonan Barat, Karawaci, Modern Land Golf, Cikokol, Modern Land, Jl. Bhayangkara Ds. Paku Alam, Pakulonan, Serpong KM.7, PT. Kumatex, PT. Surya Toto, PT.Bumi Indah Raya, Karawaci, Cimone Mall Tangerang, Ditjen Paten, Komplek Imigrasi, Komplek LP Anak-Anak, Kp.Tanah Lima Puluh, Tanah Seratus, Kali Sabi Tangerang, Raya Mauk Km1, Ds.Pabuaran Tumpeng, Kawasan Industri Benua, Serpong, Komplek PT. Istem Pasar Baru Tangerang, Ds.Cibodas Jati Uwung, Industri Jatake TNG, Dumpit, Gembor, Jt. Uwung, Telesonic, Manis 4, Industri 2, 3, 4 Jatake, PT.YKK Alumunico, Ds. Kadu Manis, Jl. Raya Cikupa KM.13. Selanjutnya, Jl. Raya Serang, Kp. Cukang Galih, Kp. Curug Kulon, Curug Raya, PT. Gajah Tunggal, PT. Muara Pluit Steel, Palm Manis, Industri Manis II Jatake, RS. Green Agle Lippo Village, Ds.Pasir Jaya Jati Uwung, Desa Kadu Curug, PT.Mitsubishi Soko,Raya Curug Tangerang, Mandiri, Kp. Manis, Ds. Kadu Curug, Kp. Cisereh, Raya Serang, Kawasan Industri Manis, Kp.Bunder Cikupa, PT. Hardaya S.I Aneka, PT.Gajah Tunggal, Kp.Cibadak Cikupa, Kp.Pulo Bitung, Citra Grand City Cikupa, Kp.Dadap, Kamal, Ds.Belimbing, Salembaran, Kosambi, Teluk Naga, Kp.Melayu Tangerang, Rawa Kucing, Batu Ceper, Kp.Salembaran, Kamal, S.Tahang, Kp.Kebon Besar, Tj.Pasir, Kp.Babakan Asem, Kp.Salembaran, Kamal, S.Tahang, Kosambi, Teluk Naga, Pergudangan Mutiara Kosambi, Pulau Seribu, Cendrawasih, Griya Cinere, Ds. Limo Sawangan, Pd Cabe, Ciputat, Kantor PT PLN (Persero) P 3 B GITET Gandul, Lalu, Pamulang, Ciputat Parung, Ry Puspiyek Serpong, Bumi Karang Tengah Lebak Bulus, Pondok Labu, Karang Tengah Cinere, IAIN Ciputat, Pasar Jum'at, Ciberem Raya, Lebak Bulus, Pd Cabe, Karang Tengah, Perum Bona Indah Lebak Bulus, Apart. Bona Indah, Ps Jum'at, Pratama Hills Lebak Bulus, Pd. Indah dsk

Jum'at, 2 Oktober 2009 Pukul 18.00 - 22.00 Jl. Raden Inten, Jl. Dermaga Duren sawit, Jl. Igusti Ngurah Rai, Jl. Raya Bekasi Semper Plumpang, Tipar Cakung, KBN Cacing, Yos Sudarso, Kp Walang, Tj Priok, Warakas, Sindang Laut Kp Bahari, Kelapa Gading, Kaw Industri, Pulogadung, KBN, Pulo Lentut, Rawa Gelam, Tipar, Jl. Raya Penggilingan, Raya Cacing, Jl. Raya Bekasi, Ds. Dadap, Kamal Cengkareng, Teluk Naga, PT. Setia Pratama Lestari, Supermarket Mitra 10 Jl. M. Toha, Kamal, Kp. Dadap, Rawa Bamban, Batu Ceper, Kp. Kebon Besar, Jurumudi, Daan Mogot, Pembangunan I, Jl. Juru Mudi, Batu Ceper Cengkareng, PT.Bangun J, PT.Union JP, Makmur Garden, PT.Angsa MP, Kemudian, Kebun 200 Cengkareng, Kp.Rw.Bebek Kamal CNK, PT.Akebono Indah, Juru Mudi, Tangerang, PT.Ysinta Poly Yasulintex, Perum Dadap, Kosambi, Teluk Naga, Kp. Melayu Tangerang, Lingkungan, Kp. Mede, Tegal Alur, Kamal Cengkareng Komplex PT. ISTEM Pasar Baru, Pegadungan, PT.Cakra B, Cengkareng, Ds.Gebang Raya, Perg.Griya Sangiang Mas, Ds.Kota Bumi Mauk, Kp.Neglasari, Hotel Serathon Bandara International Soekarno Hatta, PT.Ysinta Poly Yasulintex, Ds Bayur, Ds Kiara Payung, Ds Kelor, Ds Kohot, Kp. Utan Jati Sepatan, Kawasan Industri Priuk, Jl. Raya Mauk, PT. Panarub Jl. Raya Mauk, Komplek PT. Istem Pasar Baru Tangerang, Kawasan Industri Benua, Perm. Benua Indah, Jl. Raya M. Toha, Mauk, Kasir II Ps. Kemis, Desa Gembor, Pasir Jaya, Raya Pasar Kemis, Kota Bumi, Nagrak, Jl. Raya M. Toha, Mauk, Pondok Arum, Ruko CBD, Mall & Carefour CBD Ciledug.

Senin, 5 Oktober 2009 Pukul 08.00 - 12.00 WIB Jl. Bandengan Utara, Teluk Gong, Kapuk Muara, Pluit Raya, Kapuk Raya, Pantai Indah Kapuk, Latumenten, Tubagus Angke, PGC Jl. Cililitan Besar, Kramatjati, Kp. Rambutan, Ceger, Bambu Apus, TMII, Cijantung, Cimanggis, Jl. Raya Bogor, Jl. A.Yani, Perintis Kemerdekaan, Pulomas Barat, Jl. Percetakan Negara, Cempaka Putih, Rawasari, Kelapa Gading, Sunter, Perum Pelabuhan Tj. Priok,, Sunter, Pasar Ular, Jl. Raya Plumpang, Kelapa Gading dsk

Senin, 5 Oktober 2009 Pukul 13.00 - 17.00 WIB
Jl. Setiabudi, Sudirman, Komp Polri, Karet Pedurenan, Jl. Denpasar, Rasuna Said, Kuningan, Jl. Raya Pulogadung, Rawa Udang, Kepiting, K.Industri Pulogadung, Jl. Pulo Ayang, PT Pangeran karang Jl.Raya Bekasi


Senin, 5 Oktober 2009 Pukul 18.00 - 22.00 WIB P. Jayakarta, Mangga Dua, Hayam Wuruk, Pinangsia, Gajah Mada, Glodok, Lindeteves, Penjaringan, Gd. Panjang, Mangga Besar Raya, Jl. Tambak, Utan Kayu, Kramat Asem, Proklamasi, Gedung Pola, Rawamangun, Kayu Manis, Matraman, Jatinegara, Pisangan Baru, PT Indofood Kawasan Berikat Nusantara Marunda (PT Bogasari Mils)

Selasa, 6 Oktober 2009 Pukul 08.00 - 12.00 WIB
Jl.Imam Bonjol, Jl.Sudirman, Jl Karet Kubur, Jl.H Agus Salim, Taman Suka Tani, Jl.KH Mas Mansyur, Jl Fachrudin Tanah Abang, BKPM, Dirjen Pajak, Komdak Metro Jaya, Jl. Gatot Subroto Satria Mandala, STO Telkom, Kantor LIPI, Jl. Baru Muda, Perkampungan Marunda Muara Tawar, Jl. Sungai Landak, Satria Mandala, STO Telkom, Kantor LIPI, Gatot Subroto, Jl. Baru Muda


Selasa, 6 Oktober 2009 Pukul 13.00 - 17.00 WIB JL.Kai Maja Kec.Kby Baru, Koran Tempo, RS.Pertamina Pusat, Pasar Raya Sarinah, Blok M, Jl.Raya Slipi, Jl.S Parman, KS.Tubun, KH.Mas Mansyur, Tanah Abang, Benhil, PAM Pejompongan, Karet, MH Thamrin, Kbn kacang, PT Pangeran karang Jl.Raya Bekasi, Jl. Raya Bekasi ( PT.Pangeran Karang I ), Jl. Raya Bekasi, Cakung Cilincing dan sekitarnya.

Selasa, 6 Oktober 2009 Pukul 18.00 - 22.00 WIB Jl. Buncit Raya , PT. Fortune Warung Buncit, Kecamatan Mapang Jl. Rengas Blok S Senayan, W. Monginsidi, Jl. Ciragil, Terminal Blok M, PT Wahana Garuda Lestari Jl.Raya Bekasi

"Atas ketidaknyamanan pelayanan ini, manajemen PLN Disjaya dan Tangerang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kepada seluruh pelanggan setia, kami mohon partisipasi agar dapat mengurangi pemakaian listrik dengan mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan. Kepada pelanggan industri agar dapat menggunakan mesin genset sendiri," demikian diungkapkan Manajer Area Pengatur Distribusi PLN M Ikhsan, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

2 oktober - Hari Batik Nasional



Lindungilah Batik melalui Hari Batik Nasional

Nelson Mandela dengan bangganya mengenakan baju batik, pada saat
pidato pertamanya sebagai Presiden Afrika Selatan (Mei 1994). Sebagai
hari pembebasan pemisahan ras kulit putih. Saya merasa salut kepada
Mandela, karena ia lebih sering dan lebih senang mengenakan baju batik
daripada jas. Entah dalam acara bagaimana formilnya sekalipun juga.
Baju batik ini di Afrika Selatan diberi nama Madiba. Konon batik
pertama kalinya diperkenalkan secara international oleh mantan
Presiden Soeharto pada saat konferensi PBB.

Ibu kandung dari Barack Obama – Ann Dunham terkenal sebagai kolektor
batik. Pada bulan Juni 2009 kemarin hasil koleksinya di pamerkan
diberbagai macam museum di Amerika - Barack Obama's Mother and
Indonesian Batiks. Pakaian dari disainer kondang Italy Prada bukan
hanya senang dipakai oleh perempuan papan atas sekarang ini saja,
bahkan ratusan tahun sebelumnya. Para bangsawan kerajaan jaman dahulu
mengenakan batik Prada atau Pinarada Mas adalah kain batik yang
ditulis dengan menggunakan serbuk emas murni.

Pada tanggal 2 Oktober nanti, UNESCO akan mengukuhkan batik Indonesia
sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage) di Perancis. Hal inilah
yang mendorong saya melalui artikel ini untuk turut mempromosikan
Batik. Tetapi apa sebenarnya yang Anda ketahui tentang Batik?

Kata Batik itu sendiri diserap dari bahasa Jawa “amba” = menulis dan
“nitik”. Batik erat dikatikan dengan kebudayaan etnis Jawa, bahkan
sudah dikenal semenjak zaman Raden Wijaya (1294-1309) pada masa
kerajaan Majapahit. Setelah akhir abad ke-XVIII batik mulai meluas
menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa. Batik secara
historis ditulis dan dilukis pada daun lontar. Pada awalnya kesenian
batik ini hanya khusus untuk pakaian raja dan keluarga serta para
pengikutnya.

Dikerjakannya pun hanya terbatas di lingkungan kraton saja. Akhirnya
kesenian ini dibawa ke luar keraton oleh pra pengikut raja yang
tinggal di luar kraton, sehingga akhirnya menjadi pakaian rakyat.
Sampai awal abad ke-XX batik yang dihasilkan semuanya batik tulis yang
dikerjakan hanya oleh kaum perempuan. Membuat batik tulis membutuhkan
waktu dua sampai dengan tiga bulan.

Batik secara historis ditulis dan dilukis pada daun lontar. Pembuatan
batik cap baru dikenal setelah perang dunia pertama. Ide pembuatan
batik cap ini timbul dari seorang Tionghoa yang bernama Kwee Seng dari
Banyumas. Sejak adanya produksi batik cap inilah kaum pria juga bisa
turut dikaryakan dalam pembuatan batik.

Pada awalnya batik dibuat dengan menggunakan kain mori. Dewasa ini
batik dibuat juga dari bahan-bahan lainnya misalnya sutera, rayon
ataupun poliester. Motif gambar batik dibentuk/ditulis dengan cairan
lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif
halus, atau kuas untuk motif berukuran besar. Kain yang telah selesai
dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan.
Panjangnya batik pada umumnya sekitar 2¼ meter.

Apakah Anda tahu bahwa di Pekalongan ada Museum Batik. Apabila Anda
lewat Pekalongan ajaklah anggota keluarga Anda untuk berkujung ke
Museum tersebut agar mereka juga bisa lebih mengenal dan lebih
mencintai Batik. Silahkan klik:

http://www.museumronggowarsito.org/english/jtg/jtg.asp?isi=pekalongan_batik

Sebagai akhir dari tulisan ini saya ingin mengajak rekan-rekan dan
para pembaca semua untuk turut mengkampanyekan Batik. Mulai dengan
menyebar luaskan oret-oretan ini maupun mengenakan pakaian batik pada
saat akhir pekan nanti. Dimulai pada hari Jumat tanggal 2 Oktober 2009
sebagai Batik Day. Marilah kita perjuangkan perlindungan Batik dengan
aksi nyata dari semua warga Indonesia, dimana kita merasa bangga
mengenakan pakaian batik melebihi daripada jas ataupun pakaian formil
lainnya.

Mari Mencintai Indonesia
Mari Berjuang untuk Indonesia
Mari lindungi Budaya Indonesia dan
mari batikan Indonesia
pada hari Batik Nasional

Mang Ucup
Homepage: www.mangucup.org

Mudik yuuk...








yang ini di Afrika :



Mudik and Lebaran Inseparable
JAKARTA (indo.com): A unique phenomenon occurs every year in Indonesia, one which is culturally so sacred to Muslims that no one want to miss the moment. After fasting for the whole month in Ramadhan, there is a big gift for every Muslim. Lebaran is that white gift, and the day when all Muslims forgive each others' faults.

One of the celebrations of Lebaran is Mudik. In order to reunite with parents and families, millions of migrants from big cities like Jakarta make long queues for train and bus tickets, jump into any overloaded transportation vehicles they can find and get stuck for hours in traffic jams. For them, all the pain and inconvenience is nothing but a small hazard of the home-sweet-home journey. In fact, the journey itself is often an interesting story to tell to the families back home.

Migrants from the same village usually do Mudik together. Companies provide free buses or rented cars for employees so that they can travel in comfort, and also feel the spirit of togetherness. A week or even a month before Lebaran, rented cars, bus tickets, and train tickets are already fully booked. Everybody is going everywhere.

Traffic jams abound during the week before and after Idul Fitri. The police have to work extra hours to keep everything in order, their annual security drive often being called 'Operation Ketupat Lebaran'. Ketupat is a traditional meal cooked specially for this festival.

Mudik is an annual tradition that is an inseparable part of life in Indonesian communities. Lots of people who try to make a living in big cities come home only on Lebaran or Idul Fitri holidays. Usually, they'll visit their ancestors' graves to tend to them and give prayers to the spirits of the dead. Mudik is also a kind of therapy which serves to revitalize family relationships. In its spiritual aspect, it generates a new freshness, which instils the migrants with new vigor when they return to their work in the big cities.

People working away from home in big cities often feel something is lacking in life, and this "lost something" can be rediscovered at times when migrant citizens return home to their villages. Mudik is therefore both an annual tradition and also harbors a remedial "side effect" or therapy for the sense of loss in urban life.

Mudik also functions as an information network about job opportunities in big cities, though this causes problems. Urban populations increase annually when the migrants return from their annual holiday, as domestic servants often bring along two or three relatives to partake of the "urban success story". Urban migrants back in their villages tell family and friends of their successes in the big city and show off their newfound "wealth". This inspires dreams about what urban life has to offer those having the courage to leave their homes, resulting in a constantly moving flow to the cities, an illusion of a new lifestyle and new hopes.

Mbah Urip vs Rendra



Ada yang agak aneh di cover tabloid Nova minggu ini... Edisi khusus...
ada foto mba Surip satu halaman penuh disitu.. "WE LOVE YOU FULL MBAH SURIP!!!"
sementara di pojok kiri atas ada tulisan kecil 'selamat jalan si burung merak'.. (bagi yang tidak kenal julukan WS Rendra, dijamin pasti bingung).

agak aneh saja bagi saya karena bagi saya WS. RENDRA lebih cocok jadi cover sementara mba Surip... who is this guy anyway? is he so important to be put on the front page?
Begitu hebatnya hanya dengan membuat hits satu yang gendong-gendongan itu, serta ketawanya yang slenge'an, yang ternyata banyak penduduk negeri ini yang suka atau ikut-ikutan suka, lalu kepergian mbah dipanggil Yang Maha Kuasa jadi begitu hebohnya..

iseng saya coba googling antara dua nama ini, ternyata ada 1.920.000 informasi tentang mba Surip di internet, sementara tentang Rendra 'hanya' 411.000.
tapi tentu bukan itu yang membuat mba Surip lebih pantas jadi cover depan daripada rendra..

Data di Wikipedia, the free encyclopedia

Mbah Surip

Mbah Surip (born Urip Achmad Ariyanto, 5 May 1949 - 4 August 2009) was an Indonesian singer who became famous in 2009 for his single "Tak Gendong". At first, Mbah surip lived in poverty and was just a street performer, recently he became famous and recently passed away due to heart failure.

that's it.

W. S. Rendra

Nama lahir Willibrordus Surendra Broto Rendra
Lahir 7 November 1935
Solo, Indonesia
Meninggal 6 Agustus 2009 (umur 73)
Jakarta, Indonesia
Nama lain W.S. Rendra
Pekerjaan aktor, penyair
Wahyu Sulaeman Rendra (lahir sebagai Willibrordus Surendra Broto Rendra, lahir di Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935 – wafat di Jakarta, 6 Agustus 2009 pada umur 73 tahun) adalah penyair ternama yang kerap dijuluki sebagai "Burung Merak". Ia mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967 dan juga Bengkel Teater Rendra di Depok. Semenjak masa kuliah beliau sudah aktif menulis cerpen dan esai di berbagai majalah.

Masa kecil
Rendra adalah anak dari pasangan R. Cyprianus Sugeng Brotoatmodjo dan Raden Ayu Catharina Ismadillah. Ayahnya adalah seorang guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa pada sekolah Katolik, Solo, di samping sebagai dramawan tradisional; sedangkan ibunya adalah penari serimpi di keraton Surakarta. Masa kecil hingga remaja Rendra dihabiskannya di kota kelahirannya.


Pendidikan
TK Marsudirini, Yayasan Kanisius.
SD s/d SMU Katolik, St. Yosef, Solo - Tamat pada tahun 1955.
Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta - Tidak tamat.
mendapat beasiswa American Academy of Dramatical Art (1964 - 1967).

Rendra sebagai sastrawan
Bakat sastra Rendra sudah mulai terlihat ketika ia duduk di bangku SMP. Saat itu ia sudah mulai menunjukkan kemampuannya dengan menulis puisi, cerita pendek dan drama untuk berbagai kegiatan sekolahnya. Bukan hanya menulis, ternyata ia juga piawai di atas panggung. Ia mementaskan beberapa dramanya, dan terutama tampil sebagai pembaca puisi yang sangat berbakat.

Ia petama kali mempublikasikan puisinya di media massa pada tahun 1952 melalui majalah Siasat. Setelah itu, puisi-puisinya pun lancar mengalir menghiasi berbagai majalah pada saat itu, seperti Kisah, Seni, Basis, Konfrontasi, dan Siasat Baru. Hal itu terus berlanjut seperti terlihat dalam majalah-majalah pada dekade selanjutnya, terutama majalah tahun 60-an dan tahun 70-an.

"Kaki Palsu" adalah drama pertamanya, dipentaskan ketika ia di SMP, dan “Orang-Orang di Tikungan Jalan” adalah drama pertamanya yang mendapat penghargaan dan hadiah pertama dari Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Yogyakarta. Pada saat itu ia sudah duduk di SMA. Penghargaan itu membuatnya sangat bergairah untuk berkarya. Prof. A. Teeuw, di dalam bukunya Sastra Indonesia Modern II (1989), berpendapat bahwa dalam sejarah kesusastraan Indonesia modern Rendra tidak termasuk ke dalam salah satu angkatan atau kelompok seperti Angkatan 45, Angkatan 60-an, atau Angkatan 70-an. Dari karya-karyanya terlihat bahwa ia mempunyai kepribadian dan kebebasan sendiri.

Karya-karya Rendra tidak hanya terkenal di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Banyak karyanya yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa asing, di antaranya bahasa Inggris, Belanda, Jerman, Jepang dan India.

Ia juga aktif mengikuti festival-festival di luar negeri, di antaranya The Rotterdam International Poetry Festival (1971 dan 1979), The Valmiki International Poetry Festival, New Delhi (1985), Berliner Horizonte Festival, Berlin (1985), The First New York Festival Of the Arts (1988), Spoleto Festival, Melbourne, Vagarth World Poetry Festival, Bhopal (1989), World Poetry Festival, Kuala Lumpur (1992), dan Tokyo Festival (1995).

Bengkel Teater
Pada tahun 1961, sepulang dari Amerika Serikat, Rendra mendirikan grup teater di Yogyakarta. Akan tetapi, grup itu terhenti karena ia pergi lagi ke Amerika Serikat. Ketika kembali lagi ke Indonesia (1968), ia membentuk kembali grup teater yang bernama Bengkel Teater. Bengkel Teater ini sangat terkenal di Indonesia dan memberi suasana baru dalam kehidupan teater di tanah air. Sampai sekarang Bengkel Teater masih berdiri dan menjadi basis bagi kegiatan keseniannya.

Penelitian tentang karya Rendra
Profesor Harry Aveling, seorang pakar sastra dari Australia yang besar perhatiannya terhadap kesusastraan Indonesia, telah membicarakan dan menerjemahkan beberapa bagian puisi Rendra dalam tulisannya yang berjudul “A Thematic History of Indonesian Poetry: 1920 to 1974”. Karya Rendra juga dibicarakan oleh seorang pakar sastra dari Jerman bernama Profesor Rainer Carle dalam bentuk disertasi yang berjudul Rendras Gedichtsammlungen (1957—1972): Ein Beitrag Zur Kenntnis der Zeitgenossichen Indonesischen Literatur. Verlag von Dietrich Reimer in Berlin: Hamburg 1977.

Penghargaan
Hadiah Pertama Sayembara Penulisan Drama dari Bagian Kesenian Departemen Pendidikan dan Kebudayaan , Yogyakarta (1954)
Hadiah Sastra Nasional BMKN (1956)
Anugerah Seni dari Pemerintah Republik Indonesia (1970)
Hadiah Akademi Jakarta (1975)
Hadiah Yayasan Buku Utama, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1976)
Penghargaan Adam Malik (1989)
The S.E.A. Write Award (1996)
Penghargaan Achmad Bakri (2006).

Kontroversi pernikahan, masuk Islam dan julukan Burung Merak
Baru pada usia 24 tahun, ia menemukan cinta pertama pada diri Sunarti Suwandi. Dari wanita yang dinikahinya pada 31 Maret 1959 itu, Rendra mendapat lima anak: Teddy Satya Nugraha, Andreas Wahyu Wahyana, Daniel Seta, Samuel Musa, dan Klara Sinta. Satu di antara muridnya adalah Bendoro Raden Ayu Sitoresmi Prabuningrat, putri darah biru Keraton Yogyakarta, yang bersedia lebur dalam kehidupan spontan dan urakan di Bengkel Teater. Tugas Jeng Sito, begitu panggilan Rendra kepadanya, antara lain menyuapi dan memandikan keempat anak Rendra-Sunarti.

Ujung-ujungnya, ditemani Sunarti, Rendra melamar Sito untuk menjadi istri kedua, dan Sito menerimanya. Dia dinamis, aktif, dan punya kesehatan yang terjaga, tutur Sito tentang Rendra, kepada Kastoyo Ramelan dari Gatra. Satu-satunya kendala datang dari ayah Sito yang tidak mengizinkan putrinya, yang beragama Islam, dinikahi seorang pemuda Katolik. Tapi hal itu bukan halangan besar bagi Rendra. Ia yang pernah menulis litani dan mazmur, serta memerankan Yesus Kristus dalam lakon drama penyaliban Cinta dalam Luka, memilih untuk mengucapkan dua kalimat syahadat pada hari perkawinannya dengan Sito, 12 Agustus 1970, dengan saksi Taufiq Ismail dan Ajip Rosidi. Setelah menjadi muslim namanya menjadi Wahyu Sulaeman Rendra.

Peristiwa itu, tak pelak lagi, mengundang berbagai komentar sinis seperti Rendra masuk Islam hanya untuk poligami. Terhadap tudingan tersebut, Rendra memberi alasan bahwa ketertarikannya pada Islam sesungguhnya sudah berlangsung lama. Terutama sejak persiapan pementasan Kasidah Barzanji, beberapa bulan sebelum pernikahannya dengan Sito. Tapi alasan yang lebih prinsipil bagi Rendra, karena Islam bisa menjawab persoalan pokok yang terus menghantuinya selama ini: kemerdekaan individual sepenuhnya. Saya bisa langsung beribadah kepada Allah tanpa memerlukan pertolongan orang lain. Sehingga saya merasa hak individu saya dihargai, katanya sambil mengutip ayat Quran, yang menyatakan bahwa Allah lebih dekat dari urat leher seseorang.

Toh kehidupannya dalam satu atap dengan dua istri menyebabkan Rendra dituding sebagai haus publisitas dan gemar popularitas. Tapi ia menanggapinya dengan ringan saja. Seperti saat ia menjamu seorang rekannya dari Australia di Kebun binatang Gembira Loka, Yogyakarta. Ketika melihat seekor burung merak berjalan bersama dua betinanya, Rendra berseru sambil tertawa terbahak-bahak, Itu Rendra! Itu Rendra!. Sejak itu, julukan Burung Merak melekat padanya hingga kini. Dari Sitoresmi, ia mendapatkan empat anak: Yonas Salya, Sarah Drupadi, Naomi Srikandi, dan Rachel Saraswati

Sang Burung Merak kembali mengibaskan keindahan sayapnya dengan mempersunting Ken Zuraida, istri ketiga yang memberinya dua anak: Isaias Sadewa dan Maryam Supraba. Tapi pernikahan itu harus dibayar mahal karena tak lama sesudah kelahiran Maryam, Rendra menceraikan Sitoresmi pada 1979, dan Sunarti pada tahun 1981.

Beberapa karya

Drama
Orang-orang di Tikungan Jalan (1954)
Bip Bop Rambaterata (Teater Mini Kata)
SEKDA (1977)
Selamatan Anak Cucu Sulaiman (dimainkan 2 kali)
Mastodon dan Burung Kondor (1972)
Hamlet (terjemahan dari karya William Shakespeare, dengan judul yang sama)- dimainkan dua kali
Macbeth (terjemahan dari karya William Shakespeare, dengan judul yang sama)
Oedipus Sang Raja (terjemahan dari karya Sophokles, aslinya berjudul "Oedipus Rex")
Lisistrata (terjemahan)
Odipus di Kolonus (Odipus Mangkat) (terjemahan dari karya Sophokles,
Antigone (terjemahan dari karya Sophokles,
Kasidah Barzanji (dimainkan dua kali)
Perang Troya Tidak Akan Meletus (terjemahan dari karya Jean Giraudoux asli dalam bahasa Prancis: "La Guerre de Troie n'aura pas lieu")
Panembahan Reso (1986)
Kisah Perjuangan Suku Naga (dimainkan 2 kali)

Sajak/Puisi
Balada Orang-Orang Tercinta (Kumpulan sajak)
Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta
Blues untuk Bonnie
Empat Kumpulan Sajak
Jangan Takut Ibu
Mencari Bapak
Nyanyian Angsa
Pamphleten van een Dichter
Perjuangan Suku Naga
Pesan Pencopet kepada Pacarnya
Potret Pembangunan Dalam Puisi
Rendra: Ballads and Blues Poem (terjemahan)
Rick dari Corona
Rumpun Alang-alang
Sajak Potret Keluarga
Sajak Rajawali
Sajak Seonggok Jagung
Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api
State of Emergency
Surat Cinta

Satu yang bisa saya simpulkan dari apa yang saya lihat, semua ini mungkin hanya didasari unsur ekonomi saja...
berita tentang mbah Surip jelas lebih menjual dibandingkan Rendra..
itulah yang menjadi alasan tabloid wanita Nova memampang mbah Surip sebagai Cover of the week.

Saya yakin, 10 tahun kedepan mbah surip pasti lenyap dari ingatan banyak orang..
sementar WS Rendra, dia akan tetap diingat sebagai salah satu sastrawan besar Indonesia.
(upss... saya seharusnya tidak boleh meramal-ramal seperti itu, astaghfirullah.. opini saya itu Insya Allah kalau 10 tahun dunia ini masih ada...... and it base on my humble opinion).

Jalan-jalan ke Jegeerrr ensikla di Pancoran

Hari sabtu lalu Abah dan bunda mengajak jalan-jalan nisa dan tyas keluar rumah. Seperti biasa bunda tidak mengajak ke Mall, tapi ke tempat-tempat yang ada unsur rekreasi plus pendidikannya juga.. (plus hemat tentunya).
Kami ke Jegeerrr ensikla dolanannya harian Warta kota yang diadakan di lapangan Aldiron Pancoran Jakarta Selatan.acara ini berlangsung dari tanggal 6 Agustus lalu hingga 9 Agustus 2009.
Dari rumah naik taxi (mau naik motor sudah tidak memungkinkan lagi ber-empat), dari rumah sampai lokasi ongkosnya 30ribu. sempat sport jantung karena pakai taxi Celebrity kacanya gelap dan supirnya pun ngebut plus kadang tidak menjaga jarak dengan kendara'an didepannya. Alhamdulillah selamat sampai di tempat.Untuk masuk ternyata mesti bayar 5000 rupiah per orang, mungkin bantu panitia buat bayar sewa lapangannya.
Jegeerrr ensikla merupakan event dengan format pameran multi produk dari para pengiklan di koran Warta kota.
pamerannya dimeriahkan dengan beragam acara, antara lain panggung musik, pelatihan sablon, acara konsultasi gizi, pentas lenong, pameran buku, game-game, lomba mewarnai, flying fox, pameran perumahan, komputer, taman hias, buku-buku, pelatihan cara membuat batik, membuat es krim, membuat kue, donor darah, lelang motor mobil, dan banyak kegiatan lainnya. Suasana sore itu tidak terlalu ramai pengunjung, tidak seperti PRJ tentunya jadi kami agak nyaman di situ tidak berdesak-desakkan. Nisa dan Tyas menyempatkan diri ikut belajar masak, bikin es krim dan membuat batik, lalu ke counter gramedia beli komik. Abah sendiri sibuk melihat-lihat motor-motor yangmau dilelang, sediihh... Motor sejenis abah punya disitu ada yang dihargai cuma 3 jt...Huuu... kemurahan..
kira-kira 90 menit kami disitu, jam 1630 kamipun pulang.

Ini beberapa fotonya.

Kampoeng main


Disambut tarian diatas panggung


Nonton sambil jongkok asyik juga..


Arena bermain


Pameran tanaman hias


Wall climbing


Bamboo bridge


Pameran rumah, ada artis ngga mau di foto..

Goal...!!

Ini sih di rumah ada tiap sore..

Flying fox
Belajar masak kue
Tyas ngga mau kalah

Jangan sampai gosong
Enak ngga ya?

Is that bad?

Belajar bikin es krim ya?

Jadi deh..

Belajar membatik
Sketsa dulu

Yang rapih
Sekarang kasih lilinnya... awas panas..
Serius..
Hmm... bagus juga..
Bunda bantuin...
Tinggal di godok

Batiknya jadi deh..
Game lainnya
Ke stand buku
Wah... 1000 per buku

Bunda beli buku juga

Tyas suka sama Benny and mice kayaknya

si wortel dan si cabe... ?
Ratusan motor bekas

Yang ini oke juga

Motor kayak abah punya cuma 2.4 juta....????

Wall art

Jajanan

Go home.. foto-foto dulu di bawah Pancoran